Jejaring Pengetahuan

Jalinan pengetahuan yang terserak

Refleksi
Islam Kaffah dan Kekafiran PDF Print E-mail
Written by ibad   
Sunday, 26 April 2009 14:16
Ada yang lain dari Kang Jan hari ini. Tidak seperti kebiasaannya tidur selepas subuh, pagi ini ia langsung mandi lalu berpakaian rapi. Wewangian pun ia pakai. Sungguh tak biasa. wewangian itu seperti barang kramat bagi Kang Jan, ia hanya menggunakannya pada hari-hari tertentu saja, seperti saat shalat Jum'at atau shalat idul fitri. Istrinya yang tikdak mendapat pemberitahuan soal rencana Kang Jan hari ini pun dibuat keherananan. Bagaimana tidak, tadi Malam Kang Jan tetap memabuka angkringan sampai Jam 2 dan pagi ini dia tidak tidur lagi. Biasanya selepas subuh Kang Jan langsung molor menikmati kasur. Ia tidur sampai jam 8 pagi lalu berangkat ke pasar membeli kebutuhan angkringan.
Read more...
 
Nasionalisme dan Pedagang Roti Bakar PDF Print E-mail
Written by infest   
Tuesday, 24 March 2009 00:00
Malam agak pekat. Jarum jam menunjuk angka 12. Tepat tengah malam. Entah lapar atau sekedar nafsu jajan yang menuntun saya mendekati gerobak roti bakar yang hampir tutup. Pedagangnya mulai berkemas pulang. Ketika menlihat saya berhenti, sejenak ia menunda keinginan berkemas, tampaknya. “Masih kok mas” selorohnya.Saya memesan sepotong roti isi coklat kacang kegemaran saya. Sambil menunggu, sebatang saya duduk di belakang penjual roti yang kira-kira berusia 31 tahun itu. Saat membesarkan nyala api kompor, satu hal menarik perhatian saya.
Last Updated on Friday, 24 April 2009 14:52
Read more...
 
Ramadhan, O Ramadhan PDF Print E-mail
Written by irsyad   
Wednesday, 18 March 2009 00:00
Coba kalau ada seorang peneliti yang mau menilik, berapa kali kata surga disebutkan oleh rata-rata seorang mubaligh selama bulan ramadhan dalam ceramahnya, mungkin hasilnya akan sangat mengagumkan. Surga adalah salah satu kata yang paling banyak disebut selain neraka, pahala, ganjaran, lailatul Qadar, fakir miskin. Tapi berapa banyak ulama-mubaligh yang mau bicara krisis sosial-budaya dari perspektif yang manusiawi ¾tidak perlu melibatkan istilah-istilah langit yang memang melangit? Entahlah, ramadhan memang arena kenduren akbar yang menyediakan segala fasilitas. Tapi seperti kenduren lain, selepasnya para peserta hanya akan kembali meringkuk dalam lelap tidur. Hanya sekedar arena bagi-bagi kotak berkat. Ramadhan itu semakin seperti balon yang menghadang laju kereta, ketika tabrakan suaranya banter, setelah itu sepi dan meninggalkan sampah.
Last Updated on Thursday, 09 April 2009 12:48
Read more...
 
Sesat dan tidak Sesat PDF Print E-mail
Written by irsyad   
Wednesday, 18 March 2009 00:00
Wajah Kang Jan begitu suram sore itu. Matanya menunjukkan kalau di kepala pria berusia 40 tahunan itu sedang ada masalah yang berat. Pelayanan angkringan pun menjadi kurang dari apa adanya, tanpa senyum dan sapaan manis yang ramah ke setiap pembeli seperti biasanya. Teh jahe, es teh, jeruk panas, es tape semua ikut menjadi korban. Kesemua diaduk dengan tanpa perasaan. Ceker, sayap dan kepala ayam, tempe goreng dan bakwan pun tak luput, dibakar dengan setengah hati. Penuh arang dan gosong yang tak wajar. Angkringan kang Jan sangat janggal malam itu. Sepinya, seperti kuburan. Penyebabnya cuma satu, sang pemilik tak kunjung angkat bicara selain saat menghitung jumlah belanjaan pelanggan.
Last Updated on Friday, 24 April 2009 14:57
Read more...
 


SedangOnline

We have 1 guest online

Alih Bahasa

English French German Italian Portuguese Russian Spanish

Cool Hits Counter

Survey

Apakah Pelayanan publik yang dilakukan oleh pemerintah cukup memuaskan?
 

Mesin hitung pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini31
mod_vvisit_counterKemarin55
mod_vvisit_counterMinnggu ini293
mod_vvisit_counterMinggu sebelumnya309
mod_vvisit_counterBulan ini446
mod_vvisit_counterBulan sebelumnya1435
mod_vvisit_counterKeseluruhan25519

Online (20 minutes ago): 3
Your IP: 38.107.191.101
,
Now: 2010-09-10 20:34

Sumber daya lain

You are here  : Home REFLEKSI