|
Infest kenalkan jurnalisme warga pada pemuda |
|
|
|
|
Written by Fathulloh
|
|
Tuesday, 30 June 2009 07:52 |
|
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 st1\:*{behavior:url(#ieooui) } /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) membuat para pemuda harus mengambil peran dalam memanfaatkan TIK untuk menyebarkan gagasan dan berbagai pengetahuan. Sehingga perkembangan TIK mampu disikapi secara positif untuk kemanusiaan dan perdamaian. Atas prinsip itulah maka pada tanggal 28-29 Juni 2009 Komunitas Klik didukung The Wahid Institute, Peacetech dan dukungan pengetahuan dari tim Infest mengadakan pelatihan jurnalistik berbasis TIK. Pelatihan yang diselenggarakan di Wisma Omah Jawi Kaliurang ini diikuti para pemuda di Jogjakarta. Peserta pelatihan sangat beragam dari perwakilan santri pondok pesantren, mahasiswa hingga komunitas dan organisasi kepemudaan di Jogjakarta. Pelatihan ini dikemas ringan dan sistematis. Pelatihan dibuka dengan pemutaran film “The Freedom Writers”. Kemudian pada hari kedua M.Irsyadul Ibad salah satu dari anggota Tim Infest memberikan pengetahuan jurnalistik.
|
|
Read more...
|
|
|
Dukung pemberdayaan informasi Desa, infest dan Forum Warga Bantul Gelar pelatihan MDS |
|
|
|
|
Written by Fathulloh Lamuk
|
|
Monday, 18 May 2009 07:27 |
Wonolelo-- Berbekal kemandirian dua lembaga, pelatihan Mengenal Desa Sendiri (MDS) diselenggarakan di Wonolelo Bantul Yogyakarta (17/05/2009). pelatihan ini diinisiasi oleh Lembaga Kajian Pengembangan Pendidikan, Sosial, agama dan Kebudayaan (infest) dan Forum Warga Bantul. Kegiatan ini diikuti oleh 15 orang kader pemuda Forum Warga dari beberapa daerah di wilayah Bantul, seperti Jetis, Piyungan dan Pleret.
|
|
Read more...
|
|
Warga Cinangsi Protes Iuran Saat Pembagian Tabung Gas |
|
|
|
|
Written by Ahmad Fadli
|
|
Saturday, 09 May 2009 12:16 |
|
Konversi minyak tanah ke elpiji menuai banyak kenyataan lain di lapangan dari apa yang di harapkan pemerintah. Sejak mulai minggu pertama bulan mei, pembagian kompor dan tabung gas memang sedang di lakukan di beberapa kecamatan di kabupaten Cilacap. Di Desa Sidareja hampir semua masyarakat mendapat bagian, bahkan ada yang mendapat dua jatah karena mereka juga mempunyai usaha kecil menengah (UKM). Sedangkan di cinangsi dari 1552 total jumlah yang di daftarkan, ada sekitar 50 orang yang belum dapat jatah. Gas yang masuk baru berjumlah 1502 buah. Tarikan Di desa Cinangsi beberapa warga protes terkait dengan tarikan yang di lakukan oleh panitia distribusi gas. Mereka memprotes perbedaan tarikan yang dilakukan. Di dusun Cibriluk warga yang mendapatkan gas di tarik biaya sebesar Rp. 6.000,-, di dusun cinangsi timur Rp. 3000,- sedangkan di dusun cinangsi barat Rp. 5000,-. Mereka menyesalkan perbedaan itu. "Jelas itu menimbulkan masalah di masyarakat. perbedaan tarikan justru menimbulkan kecemburuan di masyarakat", ungkap Edi warga Cinangsi Barat.
|
|
Last Updated on Sunday, 10 May 2009 13:03 |
|
Read more...
|
|
Jadi Orang Desa Itu Pahit, Kawan! |
|
|
|
|
Written by Ibad
|
|
Friday, 08 May 2009 16:36 |
Desa adalah kata yang sudah tak asing di telinga. Hampir semua orang di Indonesia mengerti arti kata ini meski berasal dari kota. Sayangnya, bayangan tentang desa nyaris selalu tidak mengenakkan: kemiskinan, kekolotan, kekumuhan, dll. Desa selalu dilekatkan dengan situasi orang-orang terbelakang yang tidak mengenal dunia modern dengan baik. Tempat tinggal sekumpulan orang yang mudah dipengaruhi, diarahakan, dan ketinggalan jika dibandingkan dengan orang-orang kota.
|
|
Read more...
|
|
Jurnalisme Warga Kunci Demokratisasi Informasi |
|
|
|
|
Written by irsyadul ibad
|
|
Wednesday, 06 May 2009 06:38 |
Perkembangan jurnalisme warga yang pesat akan mendorong terciptanya demokratisasi informasi. Warga tidak sekadar objek pemberitaan media massa, tapi mampu memberitakan peristiwa di lingkungannya. Akibatnya, ruang publik tidak dimonopoli oleh pendapat orang-orang besar, pendapat warga biasapun bisa muncul.
|
|
Last Updated on Wednesday, 06 May 2009 17:58 |
|
Read more...
|
|
Pembaca Miskin Informasi Lokal |
|
|
|
|
Written by Yossy
|
|
Wednesday, 06 May 2009 06:30 |
Pembaca media massa cenderung punya informasi global tapi miskin informasi lokal. Mereka mampu menyebutkan nama sungai terbesar di dunia dibanding nama sungai di desanya. Akhirnya, lahir generasi yang tercerabut dari pengetahuan lingkungannya. 
Demikian kesimpulan simulasi sederhana yang difasilitasi oleh Irsyadul Ibad, Direktur Institute for Education Development, Social, Religious and Cultural Studies (infest) Yogyakarta dalam kuliah jurnalisme warga di Jurusan Sosiologi, Fakutas Ilmu Sosial dan Humaniora, universitas Islam Indonesia. Ibad, demikian sebutan populernya, mengajak para mahasiswa untuk menyebutkan sepuluh benda yang ada di lingkungan perkuliahan, namun tidak semua mahasiswa mampu menyebutkannya.
|
|
Last Updated on Wednesday, 06 May 2009 17:53 |
|
Read more...
|
|
|
|
|
|
|
Page 1 of 3 |